Skip to main content

Jalanan Adalah Kampus Kita



Oleh : Didi Suheri

Aku rindukan rumahku yang dulu
Dari Rumah Itu Aku Banyak Belajar
Bunderan Jalan Menjadi Teman Bermain Kita
Selongsong Putih di Bahu Menjadi Senjata
Coretan di Lembaran Kertas Adalah Tempat Ide Berkumpul
Spanduk dengan Coretan Pilok Sebagai Tameng Kita
Puisi dan Teatrikal Sebagai Bentuk dari Perlawanan
Lagu Perjuangan Sebagai Pembakar Jiwa yang Beku

Jalanan adalah Kampus Kita
Rakyat Tertindas Adalah Dosen Kita
Pendidikan Perlawanan adalah Mata Kuliah Kita
Petani, Nelayan, Buruh, Kaum Miskin Kota, aalah Sahabat Kita

Cinta adalah Agama Kita
Keadilan adalah Tujuan Kita
Siapakah Kita ?
Kita Bukan Pejabat, Negarawan, Pahlawan
Pembisnis, Akademisi, atau yang Lainnya
Kita Hanyalah Se'onggok Daging yang Terlahir dari Penderitaan Rakyat


1 Oktober 2016



Comments

Popular posts from this blog

Gramedia World Karawang Gelar Bazar Buku Murah

Bazar Buku di Auditorium Gramedia World Karawang SENJAMERAH.COM , Di Bulan Ramadhan ini Gramedia World Karawang menggelar acara bazar buku murah dari mulai harga 5 ribuan. Gramadia World Karawang merupakan toko buku terbesar di Karawang yang menghadirkan semua jenis genre buku terupdate, hadirnya Gramedia World Karawang memberikan optimisme untuk meningkatnya budaya baca buku di Karawang yang masih rendah. Di bulan yang suci ini Gramedia menggelar bazar buku murah dari berbagai macam penerbit. " Di Bulan ramadhan ini program yang sudah berjalan adalah Bazar buku murah, dari mulai harga 5 ribuan dan buku-buku murah ini bukan hanya dari satu penerbit saja tapi dari banyak penerbit juga." ucap Sales Superintendent Gramedia World Karawang, Raka Ia juga menambahkan Buku-buku yang terdapat di bazar buku murah ini berbagai genre buku dan dari berbagai penerbit, seperti buku terbitan Gramedia, Mizan, Buku Kita, Niaga Swadaya, Bestari, CDS. " Rencananya di Bulan Ramad...

Pemerintah Harus Waspada Diaspora HTI

KH. Ahamad Baso sedang menyampaikan pandangan Jakarta - Meski telah resmi di bubarkan oleh Perppu No 2 Tahun 2017, Pemerintah harus waspada dengan diaspora organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia terus mensosialisasikan kepada para kader PMII bahwa betapa pentingnya merawat Pancasila dan mempertahankan NKRI, selain itu juga PB PMII menyuarakan kepada Pemerintah agar tetap waspada terhadap kemungkinan berdiasporanya HTI dengan wajah baru. Ketua Bidang Keagamaan PB PMII, Faikar Romdhani dalam acara Diskusi Islam dan Peradaban yang di gagas oleh PB PMII dan dihadiri oleh seratus lebih kader-kader PMII dari berbagai daerah, mengatakan dalam sambutannya bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah wajib hukumnya dan semua elemen masyarakat ataupun pemerintah harus tetap waspada pasca pembubaran HTI. “Kita harus menjaga, memproteksi serta memberikan imun, jangan sampai kemudian pascapembubaran ini orang orang HTI berdiaspora ma...