Skip to main content

Asosiasi HRD GA Gelar Pelantikan di Dewi Air


SENJA MERAH/DIDI SUHERI
SENJAMERAH.COM, Asosiasi HRD GA menggelar pelantikan di Dewi Air pada hari senin (20/3/17)

Organisasi Asosiasi HRD GA Karawang ini secara legal memang terhitung masih berusia prematur, namun secara peran para profesi HRD GA Karawang ini telah memberikan banyak kontribusi positif bagi Negara Republik Indonesia, khususnya pada kabupaten Karawang, dalam bentuk tertatanya hubungan industrial yang baik antara buruh dengan majikan sehingga tercipta iklim investasi yang nyaman. Dari lingkungan yang nyaman itu lalu mampu melahirkan kepercayaan kepada para Investor untuk tetap berinvestasi di Kabupaten Karawang.

Pada organisasi perusahaan, professi HRD dan GA ini memang bukanlah sebuah jabatan kategori teras atau papan atas. Professi HRD dan GA adalah profesi lini manajerial yang mengatur teknis operasionalisasi perusahaan, dimana setiap pemilik perusahaan menyerahkan tanggung jawab operasional perusahaannya kepada HRD dan GA. Terkadang diperankan sebagai negosiator ketika terjadi friksi internal antara buruh dengan majikan. Ada juga lini tugas yang mengharuskan HRD GA berperan sebagai negosiator dalam persilangan pendapat antara pihak eksternal dengan perusahaan, baik yang terkait perijinan operasional, perijinan menggunakan tenaga kerja Asing, perijinan menggunakan perlatan tertentu, hingga melakukan rekrutmen karyawan, memberi pelatihan, melakukan penggajian, dan banyak lagi tugas-tugas terkait HRD GA yang bersifat internal dan external affair.
"Dalam rangkaian acara nanti, kami segenap para pengurus akan memaparkan peran dan manfaat keberadaan asosiasi HRD GA Karawang baik untuk masyarakat angkatan kerja, untuk pemerintah Kabupaten Karawang Khususnya, dan untuk terjaminnya iklim investasi yang kondusif di Karawang. Tentunya peran kami ke depan cukup strategis dalam rangka mempertahankan Kabupaten Karawang ini sebagai kabupaten Padat Investasi, yang pilar utamanya ada pada upaya menciptakan lingkungan yang nyaman melalui penyadaran akan nilai-nilai kompetitif, obyektif, dan edukatif kepada masyarkat.
Ujar Ketua Pelaksana, Erwin Permana
"Dalam kesempatan ini kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini. Khususnya kepada para HRD GA dari Semua sektor industri barang dan jasa, dan tentunya terima kasih yang sangat besar kepada BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang sepenuhnya mensupport acara ini. Mohon kiranya acara ini menjadi titik awal kami dalam memberikan manfaat
bagi kita semua, bagi angkatan kerja, bagi perusahaan, serta bagi pemerintah Pusat dan khususnya kabupaten Karawang." tambahnya
Ketua Asosiasi HRD GA Karawang, Sarifudin mengungkapkan  Karawang ini sejak 2015 tercatat 572 perusahaan PMA dan PMDN yang mengokupasi kawasan-kawasan industri dan zona industri. Kurang lebih memperkerjakan 120 ribuan karyawan dari berbagai lini dan level struktur organisasinya, yang komposisinya berdasarkan perda 1 2011 tidak begitu berpihak pada lulusan lokal. Permasalahan ketenagakerjaan selama ini menjadi fenomena besar di setiap kabupaten/kota di Indonesia, di mana selalu saja terjadi pemandangan yang kontras antara jumlah pekerja dari lulusan lokal dibanding dengan jumlah
pekerja urban dari luar daerah. Ini memberikan gambaran kepada kita betapa besar potensi kerawanan sosial yang akan timbul dari masalah ketenagakerjaan,yang akhirnya dapat mengancam pada keamanan, lebih luasnya akan memberikan dampak pada iklim investasi yang kurang baik bagi kabupaten Karawang.
"Pernah beberapa kali perusahaan anggota asosiasi HRD GA melakukan proses
rekrutmen pada 100 orang lulusan SLTA Lokal yang memiliki rata-rata nilai ijazah
7, bersamaan dengan 100 orang luusan dari berbagai kota dengan rata-rata nilai
ijazah yang sama, namun kami dapati lebih banyak kelulusan dari luar kota.
Terutama dari kota-kota yang masih memilki kultur sosial sebagai inkubator
budaya positif pada pembentukan karakter siswa lulusan sekolah." pungkasnya
"Memang tidaklah mudah membentuk sebuah karakter siswa yang sesuai dengan
parameter yang diminta oleh perusahaan. Namun ke depan, kami asosiasi HRD
GA Karawang memiliki komitmen untuk dapat bekerjasama dengan institusi￾institusi pendidikan dalam hal memberikan wawasan industri kepada siswa siswi
calon lulusan SLTA. " Tutupnya (die)

Comments

Popular posts from this blog

Gramedia World Karawang Gelar Bazar Buku Murah

Bazar Buku di Auditorium Gramedia World Karawang SENJAMERAH.COM , Di Bulan Ramadhan ini Gramedia World Karawang menggelar acara bazar buku murah dari mulai harga 5 ribuan. Gramadia World Karawang merupakan toko buku terbesar di Karawang yang menghadirkan semua jenis genre buku terupdate, hadirnya Gramedia World Karawang memberikan optimisme untuk meningkatnya budaya baca buku di Karawang yang masih rendah. Di bulan yang suci ini Gramedia menggelar bazar buku murah dari berbagai macam penerbit. " Di Bulan ramadhan ini program yang sudah berjalan adalah Bazar buku murah, dari mulai harga 5 ribuan dan buku-buku murah ini bukan hanya dari satu penerbit saja tapi dari banyak penerbit juga." ucap Sales Superintendent Gramedia World Karawang, Raka Ia juga menambahkan Buku-buku yang terdapat di bazar buku murah ini berbagai genre buku dan dari berbagai penerbit, seperti buku terbitan Gramedia, Mizan, Buku Kita, Niaga Swadaya, Bestari, CDS. " Rencananya di Bulan Ramad...

Pemerintah Harus Waspada Diaspora HTI

KH. Ahamad Baso sedang menyampaikan pandangan Jakarta - Meski telah resmi di bubarkan oleh Perppu No 2 Tahun 2017, Pemerintah harus waspada dengan diaspora organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia terus mensosialisasikan kepada para kader PMII bahwa betapa pentingnya merawat Pancasila dan mempertahankan NKRI, selain itu juga PB PMII menyuarakan kepada Pemerintah agar tetap waspada terhadap kemungkinan berdiasporanya HTI dengan wajah baru. Ketua Bidang Keagamaan PB PMII, Faikar Romdhani dalam acara Diskusi Islam dan Peradaban yang di gagas oleh PB PMII dan dihadiri oleh seratus lebih kader-kader PMII dari berbagai daerah, mengatakan dalam sambutannya bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah wajib hukumnya dan semua elemen masyarakat ataupun pemerintah harus tetap waspada pasca pembubaran HTI. “Kita harus menjaga, memproteksi serta memberikan imun, jangan sampai kemudian pascapembubaran ini orang orang HTI berdiaspora ma...