Skip to main content

Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Gelar Lomba Bercerita


Foto: SENJA MERAH/DIDI SUHERI

SENJAMERAH.COM, KARAWANG- Dinas Perpustakaan Derah dan Kearsipan Kabupaten Karawang menggelar acara lomba bercerita tingkat kabupaten di Auditorium Gramedia World Karawang

Rendahnya tingkat membaca masyarakat karawang merupakan sebuah gejala kemunduran, dan ini harus segera diantisipasi dengan memberikan rangsangan kepada masyarakat karawang khususnya anak untuk mau membaca. Upaya menyikapi persoalan yang ada, Dinas Perpustakaan Daerah menggelar lomba bercerita tingkat kabupaten yang bekerjasama dengan Gramedia World Karawang yang di ikuti oleh perwakilan kecamatan-kecamatan yang ada di Karawang.
"Tujuan di gelarnya acara lomba bercerita ini untuk memperkenalkan budaya baca kepada anak, selain itu kita juga mengangkat tema cerita kebudayaan lokal karawang, melalui dongeng, kita perkenalkan karawang, karena tidak banyak yang tahu masyarakat karawang sendiri tentang cerita yang dimiliki
karawang," ujar Sekretaris Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kabupaten Karawang, H. Dadang Jalaludin.
Ia juga menambahkan biasanya acara ini di gelar di aula perpustakaan daerah, biar lebih bermasyarakat, Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan memutuskan untuk mengadakan acara di Gramedia, pasalnya pihak Gramedia sendiri sangat support dengan kegiatan-kegiatan literasi atau pendidikan karena memiliki visi dan misi yang sama.
"Yang sudah bekerja sama kata pihak Gramedia yaitu Disdikpora, begitu kami dari Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan mengajak kerja sama, pihak Gramedia sendiri sangat support. Lomba ini di ikuti oleh 60 peserta, dari tiap kecamatan mengirim 2 orang dan peserta lombanya sendiri dari anak-anak SD yang sudah terseleksi," pungkasnya. 
"Nanti bagi yang juara 1 akan di ikut lombakan ke tingkat Jawabarat, sistem penilainnya begitu ketat, karena juri nya sendiri kita datangkan dari Jawa barat.
Dan hadiahnya sendiri yaitu dapat piagam penghargaan dan uang pembinaan," tandasnya 
"Dengan acara lomba bercerita ini kami berharap masyarakat karawang sadar membaca, betapa pentingnya budaya membaca ini untuk perkembangan wawasan kita khususnya anak, tanamkan budaya baca ini kepada anak dari sejak dini," tutupnya. (die)

Comments

Popular posts from this blog

Gramedia World Karawang Gelar Bazar Buku Murah

Bazar Buku di Auditorium Gramedia World Karawang SENJAMERAH.COM , Di Bulan Ramadhan ini Gramedia World Karawang menggelar acara bazar buku murah dari mulai harga 5 ribuan. Gramadia World Karawang merupakan toko buku terbesar di Karawang yang menghadirkan semua jenis genre buku terupdate, hadirnya Gramedia World Karawang memberikan optimisme untuk meningkatnya budaya baca buku di Karawang yang masih rendah. Di bulan yang suci ini Gramedia menggelar bazar buku murah dari berbagai macam penerbit. " Di Bulan ramadhan ini program yang sudah berjalan adalah Bazar buku murah, dari mulai harga 5 ribuan dan buku-buku murah ini bukan hanya dari satu penerbit saja tapi dari banyak penerbit juga." ucap Sales Superintendent Gramedia World Karawang, Raka Ia juga menambahkan Buku-buku yang terdapat di bazar buku murah ini berbagai genre buku dan dari berbagai penerbit, seperti buku terbitan Gramedia, Mizan, Buku Kita, Niaga Swadaya, Bestari, CDS. " Rencananya di Bulan Ramad...

Pemerintah Harus Waspada Diaspora HTI

KH. Ahamad Baso sedang menyampaikan pandangan Jakarta - Meski telah resmi di bubarkan oleh Perppu No 2 Tahun 2017, Pemerintah harus waspada dengan diaspora organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia terus mensosialisasikan kepada para kader PMII bahwa betapa pentingnya merawat Pancasila dan mempertahankan NKRI, selain itu juga PB PMII menyuarakan kepada Pemerintah agar tetap waspada terhadap kemungkinan berdiasporanya HTI dengan wajah baru. Ketua Bidang Keagamaan PB PMII, Faikar Romdhani dalam acara Diskusi Islam dan Peradaban yang di gagas oleh PB PMII dan dihadiri oleh seratus lebih kader-kader PMII dari berbagai daerah, mengatakan dalam sambutannya bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah wajib hukumnya dan semua elemen masyarakat ataupun pemerintah harus tetap waspada pasca pembubaran HTI. “Kita harus menjaga, memproteksi serta memberikan imun, jangan sampai kemudian pascapembubaran ini orang orang HTI berdiaspora ma...