Skip to main content

DPU Al-Ridwan Santuni 1001 Yatim dan Dhuafa


Suasana meriah Santunan 1001 Yatim dan Dhuafa (Foto: Didi Suheri)

SENJAMERAH.COM, Dompet Peduli Umat Al-Ridwan yang bekerjasama dengan Rumah Santri Al Ridwan menggelar acara santunan dan buka bersama dengan 1001 Yatim dan Dhuafa di halaman Masjid Jami Aliyah Karawang Barat

Di 10 hari terakhir bulan Ramadhan ini menjadi hari-hari yang penuh berkah, sudah sepantasnya kita saling berbagi kepada saudara-saudara kita yang kurang beruntung, seperti yang dilakukan oleh DPU Al-Ridwan dan Rumah Santri Al Ridwan yang menggelar acara dengan tajuk 1001 Berkah yang di gelar Jum'at (16/6)

" Dengan digelarnya kegiatan ini kita ingin membangun kepekaan dan kepedulian kita, kita undng para donatur dan para penerimanya, selama ini santunan para donatur hanya terdistribusikan ke yayasan-yayasan yang ada di kota saja. Anak
yatim yg ada dipelosok-pelosok jarang tersentuh, maka kali ini kita undang yayasan-yayasan yang ada di pelosok-pelosok karawang seperti batujaya, loji, kita pertemukan dengan para donatur, semoga ini bisa Menjadi nilai barokah yg tak terhingga," ujar Pimpinan Yayasan Rumah Santri Al-Ridwan, Ust. Lukman Nur Hakim.
Ia juga menambahkan bahwa acara Ini adalah acara yang ke enam kalinya, Dan acara santunan kepada 1001 yatim dan dhuafa merupakan puncak dari rangkaian kegiatan setelah acara pertandingan futsal antara anak yatim piatu, Lomba Tahfizul Qur'an, Lomba Hadist Arba'in dan beberapa lomba lainnya.

" Insya Allah pada bulan Juli yg akan datang kita akan meletakan batu pertama Gedung Yatim Islamic Boarding School yang nantinya para anak yatim bisa bersekeloh gratis," pungkasnya

Usai Penandatangan MOU DPU Al Ridwan dengan DPU Daarut Tauhid Bandung (Foto: Didi Suheri)

H. Gatot Kunta Kumara selaku Ketua yayasan Darut Tauhid Bandung dalam sambutannya menyampaikan bahwa Darut Tauhid kita sudah memiliki 22 Cabang di Indonesia, kalau di Jawa barat, Karawang yang ke-10.
"Insya allah Darut Tauhid kini sudah memiliki 22 cabang di Indonesia, ini bukan untuk Aa Gym bukan untuk saya tapi ini untuk kita semua, dengan adanya DPU dan Rumah santri semoga bisa di manfaatkan dengn baik untuk menengakan panji-panji Rosuluallah," ujarnya
Selain Santunan, dalam acara tersebut juga ada pemberian penghargaan kepada para juara lomba dan terakhir di tutup dengan kegiatan Dzikir dan Doa yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Yayasan Rumah Santri Al Ridwan. (die)


Comments

Popular posts from this blog

Gramedia World Karawang Gelar Bazar Buku Murah

Bazar Buku di Auditorium Gramedia World Karawang SENJAMERAH.COM , Di Bulan Ramadhan ini Gramedia World Karawang menggelar acara bazar buku murah dari mulai harga 5 ribuan. Gramadia World Karawang merupakan toko buku terbesar di Karawang yang menghadirkan semua jenis genre buku terupdate, hadirnya Gramedia World Karawang memberikan optimisme untuk meningkatnya budaya baca buku di Karawang yang masih rendah. Di bulan yang suci ini Gramedia menggelar bazar buku murah dari berbagai macam penerbit. " Di Bulan ramadhan ini program yang sudah berjalan adalah Bazar buku murah, dari mulai harga 5 ribuan dan buku-buku murah ini bukan hanya dari satu penerbit saja tapi dari banyak penerbit juga." ucap Sales Superintendent Gramedia World Karawang, Raka Ia juga menambahkan Buku-buku yang terdapat di bazar buku murah ini berbagai genre buku dan dari berbagai penerbit, seperti buku terbitan Gramedia, Mizan, Buku Kita, Niaga Swadaya, Bestari, CDS. " Rencananya di Bulan Ramad...

Pemerintah Harus Waspada Diaspora HTI

KH. Ahamad Baso sedang menyampaikan pandangan Jakarta - Meski telah resmi di bubarkan oleh Perppu No 2 Tahun 2017, Pemerintah harus waspada dengan diaspora organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia terus mensosialisasikan kepada para kader PMII bahwa betapa pentingnya merawat Pancasila dan mempertahankan NKRI, selain itu juga PB PMII menyuarakan kepada Pemerintah agar tetap waspada terhadap kemungkinan berdiasporanya HTI dengan wajah baru. Ketua Bidang Keagamaan PB PMII, Faikar Romdhani dalam acara Diskusi Islam dan Peradaban yang di gagas oleh PB PMII dan dihadiri oleh seratus lebih kader-kader PMII dari berbagai daerah, mengatakan dalam sambutannya bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah wajib hukumnya dan semua elemen masyarakat ataupun pemerintah harus tetap waspada pasca pembubaran HTI. “Kita harus menjaga, memproteksi serta memberikan imun, jangan sampai kemudian pascapembubaran ini orang orang HTI berdiaspora ma...