Skip to main content

Dapat Bayak Dukungan, Apriyanti Resmi Mencalonkan Diri di Jawa Barat


Apriyanti Marwah
SENJAMERAH.COM - Apriyanti yang merupakan kader PMII Karawang resmi mencalonkan diri jadi Ketua Korp PMII Putri (KOPRI) Jawa Barat.

KONKORCAB (Konferensi Koordinator Cabang) yang merupakan momen dua tahuan PMII resmi akan di gelar di Kabupaten Garut pada tanggal 8-10 Desember 2017. Kali ini PC PMII Karawang mengusung kader terbaiknya mencalonkan diri jadi ketua KOPRI PKC PMII Jawa Barat, Apriyanti Marwah yang akan bersaing dengan calon yang di usung oleh PC PMII Cirebon.
Keputusan PC PMII Karawang untuk mencalonkan Apriyanti sebagai ketua KOPRI PKC Jawabarat mendapat dukungan dari beberapa cabang di Jawa barat hal ini karena kualitas dan loyalitas Aprianti yang dianggap mampu memimpin KOPRI Jawabarat yang sempat pakum.

Apriyanti menjelaskan alasan dirinya untuk mencalonkan diri menjadi Ketua KOPRI Jawa Barat ini karena panggilan hati untuk membangun KOPRI Jawa barat yang lebih progresif
" Saya tentu memiliki alasan besar kenapa saya harus mencalonkan diri menjadi ketua KOPRI PKC Jawabarat, alasan itu bisa dijawab didalam visi misi saya yaitu memujudkan KOPRI sebagai organisasi perempuan yang berdaulat dan ilmiah demi menciptakan tatanan masyarakat demokrasi, berdikari dan berkeadilan gender," ucapnya kepada SENJAMERAH.COM
Apriyanti menambahkan bahwa kader-kader PMII khususnya Kader KOPRI harus dibekali dengan kemampuan atau skill individu yang mampu menjawab segala tantangan jaman dan melek gender.
"Melalui KOPRI, perempuan bisa terorganisir dengan keilmuan dan gerakan, karena perempuan harus menjadi cerdas dan merdeka, perempuan tidak boleh lagi terkurung oleh budaya Patriarkhi, perempuan hari ini harus mampu mengisi semua sektor," tegasnya. 
"Dengan segala dukungan yang diberikan oleh semua pihak, jika nanti saya berhasil, tentu saya akan menjalankan roda organisasi dengan sebaik mungkin, dari Karawang untuk Jawabarat, dan PMII untuk Indonesia," tutupnya. (die)

Comments

Popular posts from this blog

Cermin Hati

Foto: ISTIMEWA Oleh: Didi Suheri Kita manusia yang hina Penuh dosa lahir dan batin Akan kemanakah jiwa ini pulang Kalau bukan kepada Mu Debu jalanan telah menutupi rumah-Mu Hingga Engkau enggan menghampiri Berkacalah pada diri Ada bayangan Tuhan dalam cermin hati Dosa-dosa yang telah berkarat Menutupi bayang Nya Basuhlah dengan dzikir Menyebut nama Nya Saat mata ini terpejamkan maut Nyawa ini keluar dari jasadnya Mulut telah terkunci tak bisa bicara Hatilah yang harus bicara menyebut nama Nya Agar kita selamat

Raja Ampat Fragments of lost Heaven

Indonesia.travel SENJAMERAH.COM , Raja Ampat Islands is tourist destinations located in the territory of Papua. This tour is already known by the rest of the world due to its natural beauty is a very enchanting. One form of the popularity of the Raja Ampat area attractions is by having a documentary made by Avant Premiere entitled "Edis Paradise 3", where in the film recounts the underwater natural beauty located in the Raja Ampat area of Papua, which is also known as the tourist region of the Amazon Ocean world. The nickname is given because of the layout of these tourist attractions that are located at the world's coral triangle. Raja Ampat Islands tour was come within the territory of West Papua, which is a cluster of islands that spread with the amount ranging from 610 Islands, but there are only 35 of the island inhabited by the population. Tourism object Papua this many offers the charm of biodiversity, which is arguably quite abundant. Here you can find aroun...

Api Cinta

Oleh : Didi Suheri Ketika angin membelai rindu Menyelusup dalam endapan cinta Ku bukakan jendela hati Ada Kau yang bersemayam dalam kalbu Cahaya Ilahi menerangi gelapnya hati Gelapnya hati karena cinta yang membutakan Ku berjalan menapaki jalan berbatu Menuju cinta yang murni dan hakiki Bunuhlah cinta untuk mendapatkan cinta Bunuhlah Tuhan untuk bertemu Allah Tiada aku yang ada hanya Allah Yang telah lama menanti pencari-Nya Para pencari mencari-Nya Yang dicari ada di para pencari